Tampilkan postingan dengan label Unit analisis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unit analisis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2016

Dampak perbedaan unit analisis pada pengukuran variabel yang berbeda

Telah terlebih dahulu saya tulis di blog ini, bahwa unit analisis adalah salah satu yang sering menjadi masalah bagi peneliti pemula. Meski demikian, untuk peneliti sekelas dosen juga ada terjadi hal demikian.
Alasan mereka menggunakan unit analisis yang berbeda adalah karena ketepatan pengukuran. Misalnya kuesioner hendak mengukura variabel kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Kuesioner variabel kualitas pelayanan diisi oleh responden tempat penelitian (karyawan sebagai unit analisis), sedangkan variabel kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan diisi oleh responden dari pelanggan (pelanggan sebagai unit analisis). Kondisi ini yang saya maksud dengan perbedaan unit analisis, satu variabel dijawab oleh karyawan sedangkan variabel lainnya dijawab oleh pelanggan.
Salah satu dampak dari perbedaan unit analisis ini, sejauh yang saya temukan saat ini, adalah adanya korelasi/pengaruh yang tidak sesuai hipotesis. Hipotesis yang diajukan positif signifikan, tetapi hasilnya negatif signifikan atau negatif ketika pada pengujian pengaruh antar variabel yang berbeda unit analisis. Sebagai contoh di atas, hasil pengujian saya kualitas pelayanan berpengaruh negatif pada kepuasan pelanggan (unit analisis-nya berbeda), sedangkan kepuasan pelanggan berpengaruh positif signifikan pada loyalitas pelanggan (unit analisis-nya sama).

Senin, 19 Mei 2014

Pengantar Metode Eksperimen (2)


Menurut Sukardi (2005: 179) metode penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang produktif, karena jika penelitian tersebut dilakukan dengan baik dapat menjawab hipotesis yang utamanya berkaitan dengan hubungan sebab akibat. Dengan demikian tentu saja penelitian eksperimen dimaksudkan untuk menguji suatu hipotesis, diterima atau ditolaknya hipotesis itu tergantung pada hasil observasi terhadap hubungan variabel-variabel pada objek eksperimen. Di samping itu, penelitian eksperimen juga merupakan salah satu bentuk penelitian yang memerlukan syarat yang relatif lebih ketat jika dibandingkan dengan jenis penelitian yang lainnya.


Metode eksperimen digunakan untuk pengembangan pengetahuan berdasarkan percobaan-percobaan yang dilakukan. Dengan kata lain tujuan dari eksperimen adalah meneliti pengaruh dari suatu kondisi terhadap suatu gejala (Hadi, 2004). Dengan perannya yang strategis, maka jenis eksperimen dapat digunakan sebagai alat untuk penelitian pengembangan (research and development). Dimana kita mengenal Thomas Alva Edison yang telah berhasil mengubah dunia dengan keberhasilan eksperimen-eksperimennya. 


Ide dasar penelitian experimen adalah mencoba sesuatu dan mengobservasi apa yang terjadi dengan sistematis (Fraenkel&Wallen, 1993: 241). Dalam penelitian eksperimen terdapat dua kelompok, yakni kontrol dan eksperimen. Kelompok eksperimen mendapatkan treatment sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan treatment (perlakuan).

Selasa, 29 April 2014

Unit Analisis

Beberapa saat yang lalu, ada seorang mahasiswi yang konsultasi dengan saya. Permasalahan yang diungkap adalah tentang unit analisis. Variabel independen diukur dengan kuesioner yang diisi seluruh karyawan, sedangkan data variabel Y diukur dengan kinerja karyawan secara time series selama  tahun terakhir. Hal ini adalah kesalahan.
Ternyata persoalan ini juga masih ditemui pada mahasiswa S2 dan sebagian masih dilakukan oleh dosen yang sudah berpendidikan S2. Hal ini menunjukkan hal yang tidak mudah. Padahal umumnya pada kuliah metodologi penelitian, sudah diajarkan keselahan-kesalahan yang masih dilakukan oleh para mahasiswa S1 dulu. Tapi tetap saja ada yang salah.