Senin, 16 April 2018

Analisis korelasi biserial dan point biserial

Korelasi biserial digunakan untuk menguji korelasi antara data dikotomi dengan data numerik. Data dikotomi sebagai variabel bebas (X) dan data numerik sebagai variabel terikat (Y). Dalam hal ini kita berurusan dengan data yang berbentuk dikotomi.
Perlu dicermati bahwa data sama-sama dikotomi, misalnya skor 0 dan 1 namun maknanya bisa berbeda. Yang satu bersifat non kontinum seperti jender (laki-laki =0 & perempuan =1) yang satunya bersifat kontinum (jawaban salah=0 & jawaban benar=1). Korelasi Biserial tepat untuk data kontinum sedangkan korelasi poin biserial untuk data non kontinum.
Untuk menganalisis data korelasi biserial atau point biserial dapat dilakukan dengan software Iteman, SPS, SPSS maupun dihitung secara manual. Jika menggunakan Iteman ataupun SPS maka dapat langsung di-run dari menu yang ada. Apabila ingin menggunakan program SPSS maka dapat dilakukan dengan menuliskan syntax.

Senin, 19 Maret 2018

Mau Jadi Pengusaha Sukses? Ini Tips dari Orang Terkaya RI

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
akarta - Menjadi seorang pengusaha yang sukses tak mudah dilakukan. Hal itu lah dirasakan oleh Dato Sri Tahir yang merupakan bos Mayapada Group.

Menurut orang terkaya Indonesia nomor 4 versi Majalah Forbes ini, setiap orang harus memiliki mimpi yang tinggi dalam hidup agar bisa menjadi sukses. Tentu mimpi tersebut harus dicapai dengan belajar serta kerja keras.

"Kita ini harus punya mimpi, untuk mimpi itu kita hidup. Tapi mimpi itu tidak bisa tunggu di rumah, kita harus kerja keras, cari kesempatan," kata Tahir saat berbincang dengan detikFinance di kantornya pekan lalu.

Tahir mengatakan kunci kesuksesan tersebut datang dari diri sendiri. Kerja keras dan menata hidup secara teratur menjadi kunci dari kesuksesan tersebut. Hal itu pun terus dijalani Tahir hingga menjadi orang terkaya Indonesia saat ini.

"Saya sekarang umur 66 tahun, kalau dibilang saya termasuk ada sedikit kesuksesan. Itu sampai hari ini, saya bangun jam 05.30 pagi, saya kantor jam delapan sudah di kantor. Saya pulang jam enam sore. Saya malam tidak hangout, tidak keluar, tidak makan-makan di restoran, karaoke, merumpi sana-sini seperti kebanyakan orang," cerita Tahir.

Menurutnya, waktu merupakan hal berharga yang harus dimanfaatkan dengan baik. Tahir bilang, dengan terus memperdalam ilmu niscaya menjadi bekal setiap orang untuk bisa sukses dalam berusaha.

"Saya itu pulang, baca koran, nonton televisi, saya memperdalam saya punya pengetahuan. Hidup teratur dan sehat. Cari ilmu, kerja keras sampai kapan pun. Sampai sekarang saja, saya sekarang murid S3 Universitas Gajah Mada di UGM," tuturnya.

Kamis, 15 Februari 2018

Memilih analisis statistika multivariat

Seorang mahasiswa melakukan penelitian dengan beberapa variabel bebas. Setelah selesai melakukan analisis data bivariat, maka dirasa perlu untuk melanjutkan ke analisis multivariat, karena perlu melihat variabel apa yang paling dominan. Sampai di analisis bivariat masih berjalan dengan baik-baik saja, tetapi saat sampai di multivariat masalahnya baru muncul, karena kebinggungan untuk memilih analisis statistika yang sesuai.

Kebinggungan muncul karena tidak ada teknik analisis yang sesuai dengan data yang dimilikinya. Jika menggunakan analisis regresi linier berganda, tidak sesuai dengan analisis bivariatnya. Jika menggunakan analisis regresi logistik, tidak sesuai dengan data yang didapatnya. Oleh karena itu, diperlukan penelusuran jenis data dan kekonsistensian dalam pemilihan teknik analisis statistika.

Jumat, 15 Desember 2017

Universitas Global Mandiri cabang Youtube

Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Belajar juga harus dilakukan sepanjang hidup. Hari ini belajar untuk hari ini, esok kita belajar untuk hari itu, begitu seterusnya. Tentu saja belajar di sini tidak seperti anak sekolahan yang masuk kelas dan mendengarkan apa kata bapak/ibu guru.

Pada zaman now ini, sangat banyak media untuk belajar. Salah satu yang jamak dilakukan oleh masyarakat adalah belajar dari Youtube. Apa saja dapat dipelajari di sini. Belajar agama dari Youtube sehingga kita mengenal ustad atau kyai Youtube. Belajar membuat modifikasi mesin sehingga kita mengenal insinyur Youtube. Belajar berenang dari Youtube. Anak SMA belajar bimbel dari Youtube. Petani belajar menanam cabe dengan Youtube. Sampai dukun mengobati pasien dengan bantuan Youtube.

Hal ini tentu sangat membantu siapa saja untuk dapat belajar sepanjang hayatnya, sepanjang dapat mengakses Youtube. Dengan kemudahan ini, kita tidak harus belajar di Fakultas Media Sosial jurusan Meme untuk dapat membuat Meme. Tetapi kita dapat mendaftarkan diri di depan gadget kita masing-masing dan belajar hingga menjadi sarjana di universitas global mandiri.

Jumat, 10 November 2017

Tabel Statistik dan Nilai Signifikansi (p-value)

Kami mendapat pertanyaan dari klien yakni seorang mahasiswa S2 psikologi.
Berikut pertanyaannya:
Apa bedanya nilai t hitung dengan nilai signifikan?
Apakah nilai F harus menggunakan F tabel?
Pertanyaan seperti ini wajar saja karena ada permintaan dari pembimbing tesisnya untuk menggunakan kaidah membandingkan t hitung dengan t tabel.
Kami memahami pertanyaan itu sebagai proses perpindahan era dari menghitung statistika secara manual ke komputasi. Pada jaman dahulu, ketika kita menghitung dengan cara manual, kaidah yang digunakan adalah membandingkan nilai hitung dengan nilai tabel. Akan tetapi, pada hasil komputasi kita tidak lagi perlu membandingkan dengan nilai tabel, tetapi cukup melihat nilai p-value untuk dibandingkan dengan nilai alpha (taraf kesalahan) yang umumnya sebesar 5% (0,05).

Selasa, 05 September 2017

Resep untuk laku: Ciptakan produk untuk dapat bersaing

Untuk dapat dijual, apapun harus memiliki produk sendiri. Menjual produk orang lain jarang membawa kesuksesan.
Produk itu tidak hanya barang, tetapi juga jasa. Lihatlah para ustadz atau dai dalam menyampaikan ceramahnya. Ustadz yang kondang pasti memiliki gaya yang khas dalam menyampaikan ceramahnya.
Dari gaya bicaranya
Dari diselipkannya lelucon
Dari cara tanya jawab dengan jamaahnya
Dari materi yang disampaikan
Dari pakaiannya
Dan sebagainya
Semua memiliki ciri khas. Jika mereka tidak memiliki ciri, maka sulit untuk dapat bersaing dengan penceramah lain.
Hal yang sama juga terjadi di dunia keartisan, terutama pelawak. Para pelawak berlomba-lomba membuat produk yang unik dan disenangi penonton. Mereka me-marketing-i dirinya sendiri dengan keunggulan itu.
Jika anda ingin memulai bisnis, apapun bentukknya, pastikan anda memiliki produk yang bagus sehingga memiliki nilai jual dan dapat mengalahkan pesaing.